Tegakin Islam??
Gimana bisa?..
Mana lawan mana kawan ja gak kenal!. Apalagi mana baik mana buruk gak juga tau!.
Itu Mimpi yaaa?..
Status dalam Facebook yang saya tulis pertanggal 13 Januari 2018.
Merupakan salah satu dari sekian status yang mungkin sedikit membuat jengkel sebagaimana ada yang menghati-hatikan, maklum ia sedikit banyak selalu mengikuti status yang di buat.
Hal pertama yang penulis bantu jawab adalah kemungkinan kejengkelan pembaca bukan pada statusnya tapi pada penulisnya, yang bisa di beri label hanya penulis sesuai kehendak jari tanpa realisasi, klo bisa dikatakan simpelnya penulis kurang gaul alias No Action Talk Only (ini komentar orang yang tau gimana jasadnya) dan ini pula bagi penulis persepsi yang akan diterima dengan lapang dada selebar lapangan terbang (jujur penulis belum pernah tau ukuran lapangan terbang... hehehe), please keep smile and just positif thingking it great
Lanjut ke hal kedua, mungkin banyak pemirsa pembaca (silent reading) @me.FB yang belum banyak tau tapi cukup tau apa yang ditulis. Jujur ya klo boleh ngeshare apa kata ustadz... bahwa dikatakan "liat apa yang dibicarakan jangan liat siapa yang membicarakan".
Coba nge i rab tulisan yang dikutip di atas.
"Liat apa yang dibicarakan jangan liat siapa yang membicarakan"
Kalimat ntuh ada dua kalimat yang tergabung jadi satu dengan kata sambung jangan yang bermakna penentangan simbiosis mutualisme... (aneh dah, bisa di jewer guru bahasa Indonesia ini mah, tapi g apa-apa ya bu guru dan pak guru yang kepo membaca, inimah curahan hati ja... seni si penulis, tapi jangan beee pada latah).
Kalimat pertama
Liat apa yang dibicarakan
Kalimat kedua
Liat siapa yang membicarakan.
Done dah pada ngerti itumah, klo belum di lanjut ja dulu yaaa.
Kembali ke atas.....
Tegakin Islam??
Gimana bisa?..
Mana lawan mana kawan ja gak kenal!. Apalagi mana baik mana buruk gak juga tau!.
Itu Mimpi yaaa?..
Kalimat ini bagi penulis bukan statemen yang merusak atau melecehkan, tapi jujur penulis sendiri jadi melek dari tidur dalam mimpi (kira2 gimanah tuh yaaa) padahal dia sendiri yang nulis tapi seakan akan ini kuping di jewer sama tangan sendiri... gimanah tuh yaa (kira2 sakit g di jewer tangan sendiri).
Turn Back to Word....
Tegakin Islam??
Gimana bisa?..
Mana lawan mana kawan ja gak kenal!. Apalagi mana baik mana buruk gak juga tau!.
Itu Mimpi yaaa?..
Hemat penulis ngeja bahwa klo mau tegakin Islam dan apapun namanya, kita punya 2 kewajiban yaitu.
1. tau kawan dan lawan
2. Tau baik dan buruk
Artinya sama seperti kita punya tim sukses yang baik maka pula wajib punya 2 kewajiban
1. Tau lawan dan kawan
2. Tau aturan baik dan buruk.
Klo kita gak tau mana lawan dan mana kawan tim sukses tidak akan pernah me sukseskan tapi malah merugikan.
Begitu juga klo kita gak tau mana aturan baik dan buruk, bisa bisa kitapun yidak akan mendapatkan apa-apa kecuali kerugian.
Jadi apapun itu jika menggunakan 2 kewajiban ini bisa jadi kita selamat, pasalnya kita gak mungkin di acak2 musuh dan kita tidak akan pernah jatuh ke dalam keburukan.
Jadi wise word atau bisa di bilang curhat ato apalah, like this
Tegakin Islam??
Gimana bisa?..
Mana lawan mana kawan ja gak kenal!. Apalagi mana baik mana buruk gak juga tau!.
Itu Mimpi yaaa?..
Itu semua adalah jeweran bareng2, klo cuma orasi tanpa mengenal lawan dan kawan serta baik dan buruk penulis berharap itu hanya mimpi, karena klo cuma mimpi semua tidak jadi nightmare secara nyata.
Kita berharap burung lima terbang melepaskan satu burung di tangan alias rugi.
Tapi klo dipikirin penulia ternyata itu bukan nightmare dalam dunia mimpi ato maya tapi sudah jadi nyata, sebab musuh sudah sangat terlalu melecehkan dan menghinakan, bisa jadi kita sudah tidak mengenal mana lawan mana kawan bahka kitapun sudah tidak mengenal baik dan buruk.
Sedikit pembuktian
1. Lawan dan kawan gak kenal meski di meja makan... (ada yang ngerti) cukup ini yaa..
2. Baik buruk juga gak tau, ada iklan.... membunuhmu tetep aja di bilang halal padahal membinasakan.
Hadeuh... sudah di pukul berapa sekarang , jam dah lewat tengah malam 74 menit, cukup ah celotehannya, semoga jadi pelajaran bagi yang mau ambil pelajaran, kalo yang gak mau gak apa-apa tapi bantu ya... jangan jelekin orangnya meskipun orangnya emang udah jelek... hehehehe
Salam.... laakhaufun walaatahzanun